Untuk membuat 3D dapat melalui 2D, dengan cara :
- “Input”
- “mg” untuk memodifikasi
- “3D”
- Klik “Hasil” pada toolbox kemudian “Opsi” lalu metode hidden surface di off kan
- Klik “Hasil” pada toolbox kemudian “grid” lalu “all zone”
Hasilnya adalah sebagai berikut untuk vektor kecepatan

Sedangkan hasil untuk tekanan dalam vektor adalah

Analisis :
Setelah diberi tembok hasil yang diberikan menjadi berbeda, pada kecepatan celah menjadi besar hal ini karena efek persamaan debit, V1A1 = V2A2, dimana A1 adalah celah dan A2 adalah tinggi tembok dan V2 = 1 m/s, maka V1 menjadi A2/A1 kali dengan V1, sehingga nilainya membesar. Sedangkan tekanan pada ruang sebelum celah membesar, karena ruangan nya mempunyai keluaran lubang kecil sehingga seolah-olah tekanan terkompres. Sedangkan ruangan disamping dinding, seolah-olah vakum, karena pada bagian atas kecepatan tinggi (arah ke outlet). Karena kecepatan dan tekanan berbanding terbalik, sehingga hal ini dimanfaatkan foil untuk mencari optimasi Cf dengan luas permukaan yang mempengaruhi kecepatan area atas dan bawah.
Sedangkan Untuk Tekanan












